Tidak usah merasa tersindir, jika kita tidak melakukannya.
Jangan terpancing dengan omongan orang yang mungkin saja menyindir baik secara langsung maupun tidak.
Apa yang orang lain katakan, sesuai dengan isi hatinya, pikirannya, kebiasaannya.
Jika isi hatinya terbiasa dengan kebencian, fitnah, sumpah serapah, sempit hati, justifkasi, memojokan, kritis, perkataan sia – sia, maka isi pembicaraanya tidak jauh dengan perihal demikian, mudah tersinggung, menggunjing dan mengeluarkan kata – kata seolah – olah muntah. Naudzubillah.
Namun jika hatinya terbiasa dengan kelapangan hati, berpikir positif, maka setiap perkataanya menyejukkan, berkata dengan sopan dan santun, bukan kata – kata manis, namun proporsional, sekalipun sedikit namun memberikan pemaknaan yang dalam bagi setiap pendengarnya. Subhanallah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar